Setelah Soviets mundur dari Afghanistan dan pemerintah boneka Kremlin di Kabul jatuh, Omar dan Baradar tinggal di Maiwand. Di sana mereka membangun madrasah. Di tempat ini pula mereka mulai memerangi para pemilik tanah yang semena-mena dan terkenal menculik dan memerkosa anak-anak, baik perempuan ataupun laki-laki. Omar mendeklarsikan peperangan terhadap penguasa tanah ini, dan Baradar menjadi orang pertama yang mendukung gerakannya ini.
Cara ini ternyata efektif dalam menarik hati rakyat Afghanistan. Baradar dalam sekejap telah menjadi komandan kedua Mullah Omar di Kandahar. Ia menjadi komandan militer penting dan sangat dipercaya oleh Omar. Ketika AS pertama kali menyerang Kandahar pada November 2001, Baradar lah yang pertama kali menyelamatkan Omar.
Baradar tak punya kantor ataupun rumah yang tetap. Ia bekerja selama 18 jam sehari, dan hampir jarang tidur dua kali di tempat yang sama. Dia menggalang kekuatan dengan para komandan senior Taliban. Ia berpergian dengan tenang, bahkan hanya dengan sebuah mobil kecil. Dari satu perjalanan ke perjalanan lain, di situlah Baradar menyusun strategi dan mengatur semua komandan Taliban.
Baradar adalah seorang Pashtun sejati. Dia duduk dan berbicara tidak hanya dengan para komandannya yang sudah senior, tapi juga dengan anak buahnya dan semua orang yang ia temui. Ketika ia bertemu dengan penduduk sipil, ia sangat santun. Banyak yang mengatakan, Baradar adalah orang pertama yang memikirkan kesulitan hidup rakyat Afghanistan.
Semua komandan Taliban mempunyai kesetiaan luar biasa terhadap Baradar, sepanjang yang diperjuangkan oleh mereka adalah kebenaran. Anak buah Baradar selalu meluruskan perilaku-perilaku oknum yang mengaku Taliban—misalnya mencuri dan menculik. Mereka bahkan berada di garis depan yang pertama kali memerangi opium di negeri mereka. Bagaimana tidak, sekarang ini Afghanistan telah menjadi salah satu negara yang menghasilkan opium atau narkoba terbesar di dunia.
Baradar hanya muncul ke permukaan manakala ada sebuah isyu lokal yang perlu pernyataan atau klarifikasi. Seperti misalnya di provinsi Zabul awal tahun ini ketika terjadi perdebatan panas di antara komandannya dalam hal memerangi pasukan asing. Komandan yang berebutan wilayah atau pernikahan yang tidak berasal dari satu suku, juga selalu saja melibatkan Baradar.
Komandan Zabul yang belum pernah bertemu dengan Baradar memberikan kesaksian. Ketika ia menemuinya di Quetta, mereka berbincang selama dua jam, “Dia mendengarkan semua keluhan saya dan juga masukan dari saya. Ia bertanya, dan ia akan segera mengambil tindakan.” Papar komandan Zabul tersebut. Hasilnya, konflik internal itu sudah bisa diselesaikan hanya dalam waktu dua pekan.
Baradar menegaskan bahwa strateginya adalah hanya mengganggu konsentrasi AS dan Nato terpecah. Mereka diberi perintah hanya mengambil bahan persediaan AS dan Nato. Tahun ini, hanya karena dirasanya AS sudah kelewat batas, Baradar akhirnya memeritahkan anak buahnya untuk juga membalas menyerang. Dilaporkan sebanyak 120 orang militer AS tewas dalam tujuh bulan saja di tahun 2009, bandingkan dengan tahun 2008 yang secara keseluruhan hanya 155 tentara asing yang tewas. BERSAMBUNG (sa/bbc)
Assalamu alaykum warrohmatullahiwabarakatuh
Islam bangkitlah ...
Sabtu, 08 Agustus 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pengikut
Arsip Blog
-
▼
2009
(28)
-
▼
Agustus
(25)
- al furqon ( the lie furqan )
- jawaban untuk Nonmuslim dari alquran
- tanda tanda sahid pada zenazah air dan eko
- Amanda : Berawal Benci, Berakhir Cinta
- Naoko Kasai : Mengenal Islam Lewat Pergaulan
- Wahyu Soeparno Putro : Hidayah Adzan Subuh
- Iga Mawarni : Memeluk Islam Karena Berdebat
- Monica Oemardi : Islam Agama yang Suci
- Sri Lestari Masagung : Kembali ke Pangkuan Islam
- Kwee Se Kay (Budi Mulia Sugiharto) : Mulai Percaya...
- Tidak Jadi Murtad, Karena Bermimpi Diberikan Sajad...
- Estanislao Soria, Pendeta Katolik Filipina yang Me...
- amira mayorga : yesus tidak menuruh umatnta menyem...
- steeve krauss : dari pencak silat menuju islam
- albigael mitaart :aku yakin yesus kristus bukan Allah
- kisah yesus tingkatkan muaalaf di spanyol
- Michael: Kebenaran Itu Hanya Ditemukan Dalam Islam
- cerita mualaf bisara sianturi
- prasasti kohler, bukti yahudi perangi aceh
- prasasti kohler, bukti yahudi perangi aceh
- mimpi buruk AS di afgan 3
- mimpi buruk AS di afgan 2
- mimpi buruk AS di afgan 1
- Allah mengujiku dengan 4 nyawa
- surat lee kendell tucker
-
▼
Agustus
(25)
Mengenai Saya
- www.mediaumatyg.blogspot.com
- blog ini bersumber dari berbagai situs islami yang terposting lewat milis mediaumat : dari voa-islam ,eramuslim , mediaumat , khilafah , syabab , arrisalah , arrahmah , hibut-tahrir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar