Assalamu alaykum warrohmatullahiwabarakatuh

Islam bangkitlah ...

Sabtu, 14 November 2009

Kenapa AL kitab bisa di revisi ?

Kebusukan Alkitab Indonesia di sini hanya menyangkut revisi-revisi terhadap kata atau kata-kata tertentu dari teks yang dapat dikatakan "mendekati orisinal" tanpa konfirmasi terlebih dahulu dengan para pengarang Alkitab yang sesungguhnya sehingga mengurangi nilai kesejarahan ayat-ayat tersebut, antara lain:


1. REVISI KITAB MATIUS:

2:23 Setibanya di sana iapun tinggal di sebuah kota yang bernama Nazaret. Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi-nabi, bahwa Ia akan disebut: Orang Nazaret.

Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal":

2:23 Setibanya di sana iapun tinggal di sebuah kota yang bernama Nazaret. Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi-nabi, bahwa Ia akan disebut: Orang Nazorea.

(Para penerjemah Alkitab Indonesia merubah frasa "Orang Nazorea" menjadi "Orang Nazaret" tanpa dasar yang jelas)

Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini:

Versi The Latin Vulgate (sebelum abad ke-15 M):

2:23 et veniens habitavit in civitate quae vocatur Nazareth ut adimpleretur quod dictum est per prophetas quoniam Nazareus vocabitur

Versi Greek Stephanos 1550 M:

2:23 kai elthon katokesen eis polin legomenen s=nazareth abt=nazaret opos plerothe to rethen dia ton propheton oti nazoraios klethesetai

Versi Douay-Rheims Bible 1582 M:

2:23 And coming he dwelt in a city called Nazareth: that it might be fulfilled which was said by the prophets: That he shall be called a Nazarene.

Versi Wycliffe New Testament:

2:23 and cam, and dwelte in a citee, that ys clepid Nazareth, that is shulde be fulfillid, that was seid bi profetis, For he shal be clepid a Nazarey.

Versi New American Bible:

2:23 He went and dwelt in a town called Nazareth, so that what had been spoken through the prophets might be fulfilled, "He shall be called a Nazorean."

Versi New Revised Standard Version:

2:23 There he made his home in a town called Nazareth, so that what had been spoken through the prophets might be fulfilled, "He will be called a Nazorean."

Catatan:

Di antara dakwaan-dakwaan yang ditujukan terhadap Petrus, salah satunya menyebutkan "Yesus dari Nazaret" (Matius 26:71), dan satu lagi menyebutkan "Yesus, orang dari Nazaret" (Markus 14:67). Pernyataan pertama sebenarnya merupakan terjemahan yang salah-arah dari kata Yunani Nazorean (A. Stegemann H - 1998 B. Perjanjian Matius 2:23 C. Kee HC - 1971), sedangkan pernyataan kedua merupakan terjemahan yang salah-arah dari istilah Yunani Nazarene. Istilah Yunani Nazorean dan Nazarene merupakan transliterasi (Nazarenoi atau Nazoraios) dari kata bahasa Arama Nasren atau Nasraya, yang berarti para pemelihara. Pada gilirannya, kata bahasa Arama itu bisa ditelusuri kembali pada istilah Nazir dalam bahasa Ibrani, yang berarti suci, kudus, atau pemantang. Jika sekte-sekte dan subsekte-subsekte agama Yahudi pada abad pertama Masehi dijajarkan pada poros keagamaan, dimana kutub kiri mewakili liberalisme Yahudi, dan kutub kanan mewakili konservatisme religius, maka kaum Farisi akan berada di tengah-tengah, sedangkan kaum Essene dan Nazorea akan berada di ujung kanan.

Jadi, siapakah, dan apakah sebenarnya, orang-orang Nazorea itu? Sederhananya, mereka adalah kelompok yang sama yang dirujuk dalam perjanjian Lama sebagai orang-orang Nazarite atau Nazirite. Nazarite atau Nazorea adalah seseorang yang melaksanakan sumpah pemantangan dan kesetiaan penuh kepada Hukum Musa, dimana sumpah semacam ini bisa berlaku selama hidup atau untuk jangka waktu trertentu. Aturan-aturan khusus yang mengatur periode menjadi seorang Nazarite atau Nazorea disebutkan satu per satu dalam Kitab Bilangan 6:1-21 dalam Alkitab, tetapi tidak diulangi dalam bab ini. Namun demikian, dijelaskan bahwa orang-orang Nazarite atau Nazorea dicirikahasi dengan penolakan mereka untuk memotong rambut, dengan pemantangan mutlak terhadap alkohol dan seluruh minuman yang berasal dari anggur, dengan penolakan mutlak untuk berada dekat jenazah, dan sebagainya. Tokoh-tokoh alkitabiah termasyur yang diidentifikasi sebagai orang-orang Nazarite atau Nazorea antara lain : Samson (Hakim-hakim 13:1-24; 16:13-17); Samuel (1 Samuel 1:1-22); mungkin Yohanes (Yahya) Sang Pembaptis, mungkin juga James, imam pertama gereja Kristen di Yerusalem (Kisah Para Rasul 21:17-26); dan untuk sementara Paulus (Kisah Para Rasul 21:17-26). Namun demikian, penggambaran alkitabiah mengenai Yesus Kristus sama sekali tidak ada sangkut-pautnya dengan penggambaran tentang seorang Nazorea, karena seorang Nazorea tidak akan pernah menerima apapun yang berasal dari buah anggur, dan tidak bisa mendekati Lazarus yang sudah meninggal, yang oleh Yesus, melalui kekuasaan Allah, konon dibangkitkan dari kematian (Yohanes 11:38-44).

Jadi, tidak ada hubungannya antara frasa "Orang Nazorea" (atau "Orang Nazarene") dengan kota Nazaret. Sekali lagi, orang-orang Nazorea adalah orang-orang yang memiliki keyakinan tertentu terhadap Hukum Musa yang para penganutnya tidak hanya ada di kota Nazaret, tetapi tersebar di seluruh wilayah Israel.

Lebih jauh, nubuat yang "dikutip" Matius tentang "Orang Nazorea" di atas, tidak ditemukan dalam naskah Perjanjian Lama. Singkatnya, Matius memiliki nubuat menyimpang yang "dikutip" yang sama sekali tidak ada! Kesalahan-kesalahan yang bertimbunan!


2. REVISI KITAB MATIUS:

19:16. Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: "Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
19:17 Jawab Yesus: "Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah."

Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal":

19:16 Ada seorang datang kepada Yesus dan berkata: "Guru yang baik, perbuatan apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
19:17 Jawab Yesus: "Mengapa engkau memanggil-Ku Guru yang baik? Hanya Satu yang baik, yaitu Tuhan. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah-Nya.

(Para penerjemah Alkitab Indonesia merubah frasa "Guru yang baik" menjadi "perbuatan baik" dan menghilangkan kata "Tuhan" yang merujuk kepada Allah, agar seolah-olah Yesus adalah Allah)

Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini:

Versi Douay-Rheims Bible 1582 M:

19:16 And behold one came and said to him: Good master, what good shall I do that I may have life everlasting?
19:17 Who said to him: Why askest thou me concerning good? One is good, God. But if thou wilt enter into life, keep the commandments.

Versi King James 1611 M:

19:16 And, behold, one came and said unto him, Good Master, what good thing shall I do, that I may have eternal life?
19:17 And he said unto him, Why callest thou me good? there is none good but one, that is, God: but if thou wilt enter into life, keep the commandments.


3. REVISI KITAB MATIUS:

4:15 "Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain

Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal":

4:15 "Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea, yang dihuni orang-orang non Yahudi

(Para penerjemah Alkitab Indonesia merubah frasa "yang dihuni orang-orang non Yahudi" menjadi "wilayah bangsa-bangsa lain" untuk mempersempit kontradiksi dengan ayat yang dikutip dan telah dimodifikasi oleh pengarang/penerjemah Matius dari Kitab Yesaya 9:1)

Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini:

Versi Douay-Rheims Bible 1582 M:

4:15 Land of Zabulon and land of Nephthalim, the way of the sea beyond the Jordan, Galilee of the Gentiles:

Versi King James 1611 M:

The land of Zabulon, and the land of Nephthalim, by the way of the sea, beyond the Jordan, Galilee of the Gentiles;

Catatan:

Pengarang/penerjemah Matius membual bahwa misi kerasulan Yesus bukan hanya untuk orang-orang Israel atau Yahudi saja, tetapi juga untuk orang-orang dari bangsa-bangsa lain, karenanya, frasa "pelbagai umat" dalam teks Yesaya 9:1 yang menjadi rujukan Matius, diubah menjadi "orang-orang non Yahudi" dalam Matius 4:15. Selengkapnya, baca: Distorsi Matius 7.


4. REVISI KITAB MATIUS:

12:18 "Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa
12:21 Dan kepada-Nyalah bangsa-bangsa akan berharap."

Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal":

12:18 "Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada orang-orang non Yahudi
12:21 Dan kepada-Nyalah orang-orang non Yahudi akan berharap."

(Para penerjemah Alkitab Indonesia merubah frasa "orang-orang non Yahudi" menjadi "bangsa-bangsa" untuk mempersempit kontradiksi dengan ayat-ayat yang dikutip dan telah dimodifikasi oleh pengarang/penerjemah Matius dari Kitab Yesaya 42:1,4)

Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini:

Versi Douay-Rheims Bible 1582 M:

12:18 Behold my servant whom I have chosen, my beloved in whom my soul hath been well pleased. I will put my spirit upon him, and he shall shew judgement to the Gentiles.
12:21 And in his name the Gentiles shall hope.

Versi King James 1611 M:

12:18 Behold my servant, whom I have chosen; my beloved, in whom my soul is well pleased: I will put my spirit upon him, and he shall shew judgement to the Gentiles.
12:21 And in his name shall the Gentiles trust.

Catatan:

Pengarang/penerjemah Matius membual bahwa misi kerasulan Yesus bukan hanya untuk orang-orang Israel atau Yahudi saja, tetapi juga untuk orang-orang dari bangsa-bangsa lain, karenanya, frasa "bangsa-bangsa" dan "segala pulau" dalam teks Yesaya 42:1,4 yang menjadi rujukan Matius, diubah menjadi "orang-orang non Yahudi" dalam Matius 12:18,21. Selengkapnya, baca: Distorsi Matius 10.


5. REVISI KITAB YOHANES:

2:4 Kata Yesus kepadanya (ibunya): "Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba."

Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal":

2:4 Kata Yesus kepadanya (ibunya): "Mau apakah engkau dari pada-Ku, perempuan? Saat-Ku belum tiba."

(Para penerjemah Alkitab Indonesia merubah kata "perempuan" menjadi "ibu", agar lebih sopan)

Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini:

Versi Douay-Rheims Bible 1582 M:

2:4 And Jesus saith to her: Woman, what is that to me and to thee? My hour is not yet come.

Versi King James 1611 M:

2:4 Jesus saith unto her, Woman, what have I to do with thee? mine hour is not yet come.


6. REVISI KITAB 1 SAMUEL:

6:19. Dan Ia membunuh beberapa orang Bet-Semes, karena mereka melihat ke dalam tabut TUHAN; Ia membunuh tujuh puluh orang dari rakyat itu. Rakyat itu berkabung, karena TUHAN telah menghajar mereka dengan dahsyatnya.

Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal":

6:19. Dan Ia membunuh beberapa orang Bet-Semes, karena mereka melihat ke dalam tabut TUHAN; Ia membunuh lima puluh ribu tujuh pulu orang dari rakyat itu. Rakyat itu berkabung, karena TUHAN telah menghajar mereka dengan dahsyatnya.

(Para penerjemah Alkitab Indonesia merubah jumlah "50.070" menjadi "70" saja untuk mempersempit kontradiksi dengan Kitab Kejadian 8:21)

Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini:

Versi Douay-Rheims Bible 1582 M:

6:19 But he slew of the men of Bethsames, because they had seen the ark of the Lord, and he slew of the people seventy men, and fifty thousand of the common people. And the people lamented, because the Lord had smitten the people with a great slaughter.

Versi King James 1611 M:

6:19 And he smote the men of Bethshemesh, because they had looked into the ark of the LORD, even he smote of the people fifty thousand and threescore and ten men: and the people lamented, because the LORD had smitten many of the people with a great slaughter.


7. REVISI KITAB 2 SAMUEL:

17:25 Absalom telah mengangkat Amasa menggantikan Yoab untuk mengepalai tentara. Amasa adalah anak seorang yang bernama Yitra, seorang Ismael yang telah memperisteri Abigal binti Nahas, saudara perempuan Zeruya ibu Yoab.

Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal":

17:25 Absalom telah mengangkat Amasa menggantikan Yoab untuk mengepalai tentara. Amasa adalah anak seorang yang bernama Yitra, seorang Israel yang telah memperisteri Abigal binti Nahas, saudara perempuan Zeruya ibu Yoab.

(Para penerjemah Alkitab Indonesia merubah kata "Israel" menjadi "Ismael" untuk menghilangkan kontradiksi dengan Kitab 1 Tawarikh 2:17)

Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini:

Versi The Latin Vulgate (sebelum abad ke-15 M):

17:25 Amasam vero constituit Absalom pro Ioab super exercitum Amasa autem erat filius viri qui vocabatur Iethra de Hiesreli qui ingressus est ad Abigail filiam Naas sororem Sarviae quae fuit mater Ioab

Versi Douay-Rheims Bible 1582 M:

17:25 Now Absalom appointed Amasa in Joab's stead over the army: and Amasa was the son of a man who was called Jethra, of Jezrael, who went in to Abigail the daughter of Naas, the sister of Sarvia who was the mother of Joab.

Versi King James 1611 M:

17:25 And Absalom made Amasa captain of the host instead of Joab: which Amasa was a man's son, whose name was Ithra an Israelite, that went in to Abigail the daughter of Nahash, sister to Zeruiah Joab's mother.


8. REVISI KITAB 2 SAMUEL:

24:13 Kemudian datanglah Gad kepada Daud, memberitahukan kepadanya dengan berkata kepadanya: "Akan datangkah menimpa engkau tiga tahun kelaparan di negerimu? Atau maukah engkau...

Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal":

24:13 Kemudian datanglah Gad kepada Daud, memberitahukan kepadanya dengan berkata kepadanya: "Akan datangkah menimpa engkau tujuh tahun kelaparan di negerimu? Atau maukah engkau...

(Para penerjemah Alkitab Indonesia merubah kata "tujuh" menjadi "tiga" untuk menghilangkan kontradiksi dengan Kitab 1 Tawarikh 21:12)

Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini:

Versi Douay-Rheims Bible 1582 M:

24:13 And when Gad was come to David, he told him, saying: Either seven years of famine shall come to thee in thy land: or thou shalt...

Versi King James 1611 M:

24:13 So Gad came to David, and told him, and said unto him, Shall seven years of famine shall come to thee in thy land? or wilt thou...


9. REVISI KITAB LUKAS:

3:23 Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli,

Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal":

3:23 Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan Ia adalah anak Yusuf, anak Eli,

(Para penerjemah Alkitab Indonesia menambah frasa "menurut anggapan orang" untuk menciptakan persepsi baru bagi umat Kristen)

Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini:

Versi Douay-Rheims Bible 1582 M:

3:23 And Jesus himself was beginning about the age of thirty years: being (as it was supposed) the son of Joseph, who was of Heli, who was of Mathat,

Versi King James 1611 M:

3:23 And Jesus himself began to be about thirty years of age, being (as was supposed) the son of Joseph, which was the son of Heli,

Catatan:

Kata-kata yang terdapat di dalam tanda kurung merupakan tambahan dari penerjemah!


10. REVISI KITAB LUKAS:

24:42 Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng.

Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal":

24:42 Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng dan sebuah sarang madu.

(Para penerjemah Alkitab Indonesia menghilangkan frasa "dan sebuah sarang madu" tanpa alasan yang jelas)

Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini:

Versi Douay-Rheims Bible 1582 M:

24:42 And they offered him a piece of a broiled fish and a honeycomb.

Versi King James 1611 M:

24:42 And they gave him a piece of a broiled fish, and of an honeycomb.


11. REVISI KITAB 2 KORINTUS:

12:16 Baiklah, aku sendiri tidak merupakan suatu beban bagi kamu, tetapi--kamu katakan--dalam kelicikanku aku telah menjerat kamu dengan tipu daya.

Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal":

12:16 Baiklah, aku sendiri tidak merupakan suatu beban bagi kamu, tetapi dalam kelicikanku aku telah menjerat kamu dengan tipu daya.

(Para penerjemah Alkitab Indonesia menambah frasa "kamu katakan" untuk menciptakan persepsi baru bagi umat Kristen)

Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini:

Versi Douay-Rheims Bible 1582 M:

12:16 But be it so: I did not burthen you: but being crafty, I caught you by guile.

Versi King James 1611 M:

12:16 But be it so, I did not burden you: nevertheless, being crafty, I caught you with guile.


12. REVISI KITAB YOHANES:

13:13 Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.
13:14 Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu;

Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal":

13:13 Kamu menyebut Aku kepala (guru) dan tuan, dan katamu itu tepat, sebab begitulah Aku.
13:14 Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah tuan dan kepala (guru)-mu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu;

(Para penerjemah Alkitab Indonesia menerjemahkan kata "lord" atau "master" sebagai "Tuhan" agar seolah-olah Yesus adalah Tuhan, padahal arti kata-kata tersebut bersifat relatif: kepala, tuan, pemimpin, redaktur, sri paduka raja, dan lain-lain)

Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini:

Versi Douay-Rheims Bible 1582 M:

13:13 You call me Master and Lord. And you say well: for so I am.
13:14 If then I being your Lord and Master, have washed your feet; you also ought to wash one another?s feet.

Versi King James 1611 M:

13:13 Ye call me Master and Lord: and ye say well; for so I am.
13:14 If I then, your Lord and Master, have washed your feet; ye also ought to wash one another's feet.

Versi New American Bible:

13:13 You call me 'teacher' and 'master,' and rightly so, for indeed I am.
13:14 If I, therefore, the master and teacher, have washed your feet, you ought to wash one another's feet.

Catatan:

Kata "Lord" dalam Perjanjian Lama memang dapat diterjemahkan sebagai "Tuhan" atau "God", namun maknanya juga bisa bervariasi. Tetapi dalam konteks ini ia tidak tepat diterjemahkan sebagai "Tuhan". Sesungguhnya, terjemahan yang tepat untuk kata "Lord" dalam konteks ayat di atas adalah "tuan" bukan "Tuhan"! Bukti-buktinya dapat dilihat di bawah ini:

1 Petrus 3:6. sama seperti Sara taat kepada Abraham dan menamai dia tuannya (his Lord). Dan kamu adalah anak-anaknya, jika kamu berbuat baik dan tidak takut akan ancaman.

Mazmur 82:6. Aku sendiri telah berfirman: "Kamu (umat Israel) adalah Allah (God), dan anak-anak Yang Mahatinggi kamu sekalian.
Mazmur 110:1. Mazmur Daud. Demikianlah firman TUHAN (Lord) kepada tuanku (my lord): "Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu."

Keluaran 7:1. Berfirmanlah TUHAN (Lord) kepada Musa: "Lihat, Aku mengangkat engkau sebagai Allah (God) bagi Firaun, dan Harun, abangmu, akan menjadi nabimu.

Sekali lagi, Yesus adalah pemimpin/tuan, bukan Tuhan, hal ini dapat dibuktikan dengan pernyataan Yesus lainnya, yang sama-sama ditulis oleh penulis yang sama:

Yohanes 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah (God) yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
Yohanes 5:30 Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.

Jika Yesus adalah Tuhan, maka seharusnya pernyataan Yesus di atas adalah sebagai berikut:

Yohanes 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa kamu (umat Israel) mengenal Aku, satu-satunya Allah (God) yang benar, dan mengenal Paulus Tarsus yang telah Aku utus.
Yohanes 5:30 Aku dapat berbuat apa saja dari diri-Ku sendiri, Aku menghakimi sesuai dengan apa yang kamu (umat Israel) kerjakan, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku berkehendak atas segala sesuatu dari diri-Ku sendiri.

[QS. 19:30. Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi.]

Lebih jauh, dalam versi Alkitab Indonesia, seluruh kata "lord" yang menunjuk kepada Yesus, diterjemahkan sebagai "Tuhan". Benar-benar buat-buatan!

13. REVISI NAMA "ELOHIM" DAN "JAHWEH":

Dalam versi Alkitab Indonesia, seluruh kata "Elohim" dan "Jahweh" dalam Perjanjian Lama, masing-masing diterjemahkan sebagai "Allah" dan "Tuhan Allah" (atau "Tuhan" saja), padahal "Elohim" dan "Jahweh" adalah nama-nama Tuhan yang sebenarnya dari umat Yahudi Israel yang menunjukkan kekhasan dari suku-suku tertentu di Israel (Kerajaan Israel utara dan selatan). Mengapa seenaknya dirubah? Berikut contoh-contohnya:

Kitab Kejadian versi Alkitab Indonesia:

1:1. Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.
2:4. Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit,

Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal":

1:1. Pada mulanya Elohim menciptakan langit dan bumi.
2:4. Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika Tuhan Jahweh menjadikan bumi dan langit,

Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini:

Versi The Darby Translation:

2:4 These are the histories of the heavens and the earth, when they were created, in the day that Jehovah Elohim made earth and heavens,

Versi World English Bible:

2:4 This is the history of the generations of the heavens and of the earth when they were created, in the day that Yahweh God made earth and the heavens.


DAN LAIN SEBAGAINYA.


Begitu mudahnya firman Tuhan dalam Alkitab ditambah, dikurangi, dihilangkan, dan dirubah semaunya sendiri !!!
sumber : http://kristen.fastsit.com/Kebusukan_Alkitab_Ind.html

Kebusukan Amerika Serikat dan Inggris Terungkap

Kebusukan Amerika Serikat dan Inggris Terungkap

Category: Other

KETIKA mencermati rentetan agresi militer yang dilakukan pemerintahan Bush dan Blair ke Irak terlihat mata rantai atau skenario yang berupa gerakan yang teratur. Dimulai dengan persiapan menyerang Irak yang telah direyakasa sejak tahun 1991. Ada suatu penundaan agresi dengan tampilnya Bill Clinton dan berhasil memegang supremasi administrasi Amerika Serikat selama delapan tahun.

Ketika masa Bill Clinton telah tertutup merujuk kepada konstitusi Amerika Serikat maka penundaan agresi ke Irak langsung berakhir. Dan terlihatlah suatu gerakan pemaksaan memenangkan George W. Bush Jr., untuk memegang supremasi administrasi Amerika Serikat yang diikuti oleh peristiwa aneh penghancuran gedung World Trade Center (WTC) di New York.

Proses ini berlanjut sedemikian rupa dengan tuduhan sepihak sebagai dalang penghancuran gedung WTC adalah Osama bin Laden dengan Al-Qaeda-nya; dan berlanjut juga dengan penghancuran negeri Afganistan dengan dalih Mullah Omar menyembunyikan Osama bin Laden. Setelah Afganistan diporakporandakan maka sasaran berikut adalah Irak dengan dalih Saddam Hussein telah memproduksi senjata penghancur massal. Ketika menghancurkan Afganistan terutama ketika mengagresi Irak yang terlihat sangat jelas adalah penghamburan rudal-rudal penjelajah yang berlebih-lebihan dan pengerahan mesin perang yang keterlaluan.

Ketika rudal-rudal telah berhamburan secara berlebih-lebihan dan dalam jumlah yang spektakuler dan tentara pendudukan Amerika Serikat, Inggris, dan sekutunya berhasil memasuki Irak, wajah Bush, Blair, dan kelompok pemikirnya bersinar cemerlang. Kelihatannya target utama telah tercapai. Armada perang langsung ditarik dari Timur Tengah dan kelihatannya gerakan pembangunan besar-besaran Irak sebagaimana diperkirakan oleh pengamat tertentu tidak diselenggarakan oleh administrasi Bush dan Blair. Justru rancangan yang divokalkan adalah suatu alasan baru untuk menyerang Suriah dan Irak dengan alasan klasik yaitu untuk menghancurkan gerakan teroris.

Saya tetap berusaha melihat proses gerakan Bush dari kacamata ilmu ekonomi dan ilmu politik yang struktural, jadi tidak melihatnya dalam bentuk gerakan yang situasional. Gerakan Bush menghancurkan Afganistan dan Irak adalah suatu skenario murahan dalam usaha memperoleh keuntungan.

Yang beruntung dalam kedua penyerbuan militer besar-besaran tersebut hanya terbatas industri skala raksasa yang memproduksi rudal-rudal penjelajah serta rekan-rekan bisnisnya yang berperan dalam proses industri skala raksasa tersebut. Industri skala raksasa model ini dan seluruh kegiatan industri skala raksasa yang digerakkan oleh pemilik-pemilik kapital yang monopolistis tetap terancam kehancuran fatal, terutama industri mesin perang skala raksasa serta kaitan-kaitannya sudah pasti akan sulit mempertahankan supremasinya dalam hal perang besar tidak berlangsung. Proses ini adalah hal yang rasional dan bukan suatu spekulasi dan adalah dalam hukum permintaan dan penawaran. Justru penawaran dalam hal tidak disertai oleh permintaan, yang melakukan penawaran akan terpuruk.

Ketika konsep liberalisme ortodoks sedemikian rupa berusaha membatasi intervensi administrasi negara terhadap pasar justru John Maynard Keynes menciptakan konsep yang dalam masa tertentu justru administrasi negara berperan memicu pergerakan pasar dengan menciptakan permintaan. Sungguh sangat sulit bagi Amerika Serikat dalam kondisinya sebagai pemilik kapital skala raksasa yang masih mendominasi perekonomian, terlepas dari proses intervensi atau permainan dari pemilik kapital skala raksasa dimaksud.

Merujuk kepada perkembangan kehidupan global saat ini, kekuatan-kekuatan demokratis dan yang antiperang telah sedemikian meluas termasuk di negara Amerika Serikat, gerakan mentah-mentahan berbau fasisme sebagaimana diterapkan oleh Hitler dan Mussolini pada masa pra dan klimaks perang dunia kedua tidak dapat dilakukan lagi. Dan oleh karena itu diperlukan rekayasa yang kelihatannya cantik dan masuk akal dengan kampanye bahaya terorisme, radikalisme agama tertentu, dan adanya poros setan.

Terorisme kejam dan radikalisme tertentu yang terjadi di berbagai kawasan menggambarkan perubahan "setan" ketika diruntuhkannya gedung WTC di New York yang mengakibatkan bentuk pembunuhan massal. Berkaitan dengan imej bahwa bangsa Amerika Serikat justru dikampanyekan menjadi bangsa satu-satunya yang memiliki kemampuan menjaga perdamaian, dan negeri Amerika Serikat yang aman tenteram, maka runtuhnya gedung WTC dimaksud menimbulkan kekuatan yang sangat besar. Momentum inilah yang menjadikan terciptanya sinergi di kalangan bagian terbanyak warga negara Amerika Serikat dan menciptakan kondisi warga negara AS yang siap membiayai suatu perang besar.

Hanya sekejap saja Bush, Blair, Howard, dan kroni-kroninya dapat menikmati kemenangannya meluluhlantakkan negeri Irak. Di medan Irak itu telah mulai terjadi serangan balik dari putra-putri Irak yang sedikit pun tidak menerima pendudukan Amerika Serikat, Inggris, dan sekutunya. Gerakan putra-putri Irak yang sangat menakutkan adalah operasi militer dengan cara gerilya. Kondisi berkembang semakin meluas dari satu hari ke hari berikutnya dan telah menewaskan sekira 150 personel tentara Amerika Serikat.

Serangan sporadis berakibat hilangnya rasa percaya diri tentara Amerika Serikat yang sudah pasti berakibat sangat jauh. Ketika laporan ini sampai kepada Bush, maka Bush telah berusaha meminta peran Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa agar membujuk negara-negara tertentu bersedia membantu tentara Amerika Serikat dan sekutunya dalam apa yang disebut proses menegakkan demokrasi di Irak. Ketakutan yang mencekam tentara Amerika Serikat yang bertugas di Irak serta pengaruhnya di kalangan warga negara AS sudah pasti menjadi serangan balik yang menghancurkan Bush, Blair, dan kroni-kroninya. Suatu babak baru telah mulai tercipta.

Hal tersebut adalah suatu serangan balik dari dalam negeri Irak. Serangan balik yang lebih dahsyat telah mulai berkembang dari dalam negeri Amerika Serikat dan Inggris. Diawali dari serangan keras dari pihak partai Demokrat AS terhadap Bush yang dituduh telah menyesatkan Amerika Serikat tentang apa yang direkayasa Bush tentang bahaya Irak. Yang sangat mengejutkan adalah serangan dari mantan Direktur Badan Intelijen Amerika Serikat (Stansfield Turner); bahwa administrasi Bush telah melakukan perbuatan sangat kotor yang merekayasa laporan intelijen yang palsu.

Serangan berlanjut dari Ketua Tim Pemeriksa Persenjataan Perserikatan Bangsa-Bangsa (Hans Blix) yang sangat marah kepada Bush dengan administrasi ini dituduhnya sebagai haram jadah saja. Ketika Nelson Mandela merayakan hari lahirnya, satu hal yang diajukannya dengan tegas adalah tokoh besar ini tidak mau menerima Bush bila ingin menghadiri perayaannya.

Demikianlah sekelumit serangan yang menyerbu Bush yang juga dialami oleh rekannya Blair. Parlemen Inggris telah sedemikian rupa membongkar skandal Blair dengan Alstair Campbell yang merekayasa laporan intelijen tentang adanya projek senjata pemusnah massal yang dipimpin Saddam Hussein. Kendati Blair sedemikian rupa membantah persekongkolan tersebut, tokoh neofasis ini tidak berhasil membuktikan adanya projek senjata pemusnah massal dimaksud kendati antara AS dan Inggris telah dapat merajalela di seluruh kawasan Irak. Kemudian muncul lagi tokoh David Kelly yang menyatakan bahwa informasi intelijen tentang senjata pemusnah massal yang dipimpin Saddam Hussein hanyalah rekayasa busuk.

Tokoh ini kemudian meninggal setelah diwawancarai oleh parlemen Inggris dan kematiannya yang disebut adalah karena perbuatan membunuh dirinya sendiri sudah pasti akan menyeret Blair kepada tuduhan persekongkolan baru. Dalam usaha menciptakan pergaulan umat manusia yang harmonis dan untuk menegakkan wibawa Perserikatan Bangsa-Bangsa, bahwa terhadap Bush, Blair, Howard, dan kroni-kroninya sungguh diperlukan pemeriksaan internasional yang terbuka. Peran bagian terbanyak warga AS dan Inggris memiliki potensi sangat kuat untuk mewujudkan pemeriksaan internasional dimaksud. (E.S. Suyoto/pemerhati sosial politik)***

Sejarah : Meluruskan sejarah Kapitan Ahmad `Pattimura’ Lussy

Sejarah : Meluruskan sejarah Kapitan Ahmad `Pattimura’ Lussy
Diarsipkan di bawah: Artikel, Kisah Islami, Mujahid, Pahlawan, Sejarah Indonesia — fisan @ 12:31 am
Sejarah Oleh : Redaksi 08 Jun 2004 – 9:00 am

Tokoh Muslim ini sebenarnya bernama Ahmad Lussy, tetapi dia lebih dikenaldengan Thomas Mattulessy yang identik Kristen.Inilah Salah satu contoh deislamisasi dan penghianatan kaum minor atassejarah pejuang Muslim di Maluku dan/atau Indonesia umumnya.
Nunu oliNunu seliNunu karipatuPatue karinunu
(Saya katakan kepada kamu sekalian (bahwa) saya adalah beringin besar dansetiap beringin besar akan tumbang tapi beringin lain akan menggantinya(demikian pula) saya katakan kepada kamu sekalian (bahwa) saya adalah batubesar dan setiap batu besar akan terguling tapi batu lain akanmenggantinya).

Ucapan-ucapan puitis yang penuh tamsil itu diucapkan oleh Kapitan AhmadLussy atau dikenal dengan sebutan Pattimura, pahlawan dari Maluku. Saat itu,16 Desember 1817, tali hukuman gantung telah terlilit di lehernya. Dariucapan-ucapannya, tampak bahwa Ahmad Lussy seorang patriot yang berjiwabesar. Dia tidak takut ancaman maut. Wataknya teguh, memiliki kepribadiandan harga diri di hadapan musuh. Ahmad Lussy juga tampak optimis.
Namun keberanian dan patriotisme Pattimura itu terdistorsi oleh penulisansejarah versi pemerintah. M Sapija, sejarawan yang pertama kali menulis bukutentang Pattimura, mengartikan ucapan di ujung maut itu dengan“Pattimura-Pattimura tua boleh dihancurkan, tetapi kelak Pattimura-Pattimuramuda akan bangkit”. Namun menurut M Nour Tawainella, juga seorang sejarawan,penafsiran Sapija itu tidak pas karena warna tata bahasa Indonesianyaterlalu modern dan berbeda dengan konteks budaya zaman itu.
Di bagian lain, Sapija menafsirkan, “Selamat tinggal saudara-saudara”, atau“Selamat tinggal tuang-tuang”. Inipun disanggah Tawainella. Sebab, ucapanseperti itu bukanlah tipikal Pattimura yang patriotik dan optimis.

Puncak kontroversi tentang siapa Pattimura adalah penyebutan Ahmad Lussydengan nama Thomas Mattulessy, dari nama seorang Muslim menjadi seorangKristen. Hebatnya, masyarakat lebih percaya kepada predikat Kristen itu,karena Maluku sering diidentikkan dengan Kristen.
Muslim TaatAhmad Lussy atau dalam bahasa Maluku disebut Mat Lussy, lahir di Hualoy,Seram Selatan (bukan Saparua seperti yang dikenal dalam sejarah versipemerintah). Ia bangsawan dari kerajaan Islam Sahulau, yang saat itudiperintah Sultan Abdurrahman. Raja ini dikenal pula dengan sebutan SultanKasimillah (Kazim Allah/Asisten Allah). Dalam bahasa Maluku disebutKasimiliali.

Menurut sejarawan Ahmad Mansyur Suryanegara, Pattimura adalah seorang Muslimyang taat. Selain keturunan bangsawan, ia juga seorang ulama. Data sejarahmenyebutkan bahwa pada masa itu semua pemimpin perang di kawasan Malukuadalah bangsawan atau ulama, atau keduanya.
Bandingkan dengan buku biografi Pattimura versi pemerintah yang pertama kaliterbit. M Sapija menulis, “Bahwa pahlawan Pattimura tergolong turunanbangsawan dan berasal dari Nusa Ina (Seram). Ayah beliau yang bernama AntoniMattulessy adalah anak dari Kasimiliali Pattimura Mattulessy. Yang terakhirini adalah putra raja Sahulau. Sahulau bukan nama orang tetapi nama sebuahnegeri yang terletak dalam sebuah teluk di Seram Selatan”.
Ada kejanggalan dalam keterangan di atas. Sapija tidak menyebut Sahulau ituadalah kesultanan. Kemudian ada penipuan dengan menambahkan marga PattimuraMattulessy. Padahal di negeri Sahulau tidak ada marga Pattimura atauMattulessy. Di sana hanya ada marga Kasimiliali yang leluhur mereka adalahSultan Abdurrahman.

Jadi asal nama Pattimura dalam buku sejarah nasional adalah karangan dariSapija. Sedangkan Mattulessy bukanlah marga melainkan nama, yaitu AhmadLussy. Dan Thomas Mattulessy sebenarnya tidak pernah ada di dalam sejarahperjuangan rakyat Maluku.
Berbeda dengan Sapija, Mansyur Suryanegara berpendapat bahwa Pattimura itumarga yang masih ada sampai sekarang. Dan semua orang yang bermargaPattimura sekarang ini beragama Islam. Orang-orang tersebut mengaku ikutagama nenek moyang mereka yaitu Pattimura.
Masih menurut Mansyur, mayoritas kerajaan-kerajaan di Maluku adalah kerajaanIslam. Di antaranya adalah kerajaan Ambon, Herat, dan Jailolo. Begitubanyaknya kerajaan sehingga orang Arab menyebut kawasan ini dengan JaziratulMuluk (Negeri Raja-raja). Sebutan ini kelak dikenal dengan Maluku.

Mansyur pun tidak sependapat dengan Maluku dan Ambon yang sampai kinidiidentikkan dengan Kristen. Penulis buku Menemukan Sejarah (yang menjadibest seller) ini mengatakan, “Kalau dibilang Ambon itu lebih banyak Kristen,lihat saja dari udara (dari pesawat), banyak masjid atau banyak gereja.Kenyataannya, lebih banyak menara masjid daripada gereja.”
Sejarah tentang Pattimura yang ditulis M Sapija, dari sudut pandangantropologi juga kurang meyakinkan. Misalnya dalam melukiskan proses terjadiatau timbulnya seorang kapitan. Menurut Sapija, gelar kapitan adalahpemberian Belanda. Padahal tidak.
Leluhur bangsa ini, dari sudut sejarah dan antropologi, adalah homoreligiosa (makhluk agamis). Keyakinan mereka terhadap sesuatu kekuatan diluar jangkauan akal pikiran mereka, menimbulkan tafsiran yang sulit dicernarasio modern. Oleh sebab itu, tingkah laku sosialnya dikendalikankekuatan-kekuatan alam yang mereka takuti.

Jiwa mereka bersatu dengan kekuatan-kekuatan alam, kesaktian-kesaktiankhusus yang dimiliki seseorang. Kesaktian itu kemudian diterima sebagaisesuatu peristiwa yang mulia dan suci. Bila ia melekat pada seseorang, makaorang itu adalah lambang dari kekuatan mereka. Dia adalah pemimpin yangdianggap memiliki kharisma. Sifat-sifat itu melekat dan berprosesturun-temurun. Walaupun kemudian mereka sudah memeluk agama, namun secaragenealogis/silsilah/keturunan adalah turunan pemimpin atau kapitan. Darisinilah sebenarnya sebutan “kapitan” yang melekat pada diri Pattimura itubermula.
Perjuangan Kapitan Ahmad LussyPerlawanan rakyat Maluku terhadap pemerintahan kolonial Hindia Belandadisebabkan beberapa hal. Pertama, adanya kekhawatiran dan kecemasan rakyatakan timbulnya kembali kekejaman pemerintah seperti yang pernah dilakukanpada masa pemerintahan VOC (Verenigde Oost Indische Compagnie). Kedua,Belanda menjalankan praktik-praktik lama yang dijalankan VOC, yaitu monopoliperdagangan dan pelayaran Hongi. Pelayaran Hongi adalah polisi laut yangmembabat pertanian hasil bumi yang tidak mau menjual kepada Belanda. Ketiga,rakyat dibebani berbagai kewajiban berat, seperti kewajiban kerja,penyerahan ikan asin, dendeng, dan kopi.

Akibat penderitaan itu maka rakyat Maluku bangkit mengangkat senjata. Padatahun 1817, perlawanan itu dikomandani oleh Kapitan Ahmad Lussy. Rakyatberhasil merebut Benteng Duurstede di Saparua. Bahkan residennya yangbernama Van den Bergh terbunuh. Perlawanan meluas ke Ambon, Seram, dantempat-tempat lainnya.
Perlawanan rakyat di bawah komando Kapitan Ahmad Lussy itu terekam dalamtradisi lisan Maluku yang dikenal dengan petatah-petitih. Tradisi lisan inijustru lebih bisa dipertanggung jawabkan daripada data tertulis dari Belandayang cenderung menyudutkan pahlawan Indonesia. Di antara petatah-petitih ituadalah sebagai berikut:
Yami PatasiwaYami PatalimaYami Yama’a Kapitan Mat LussyMatulu lalau hato SapambuineMa Parang kua KompaniaYami yama’a Kapitan Mat LussyIsa Nusa messeHario,Hario,Manu rusi’a yare uleu uleu `oManu yasamma yare uleu-uleu `oTalano utala yare uleu-uleu `oMelano lette tuttua murineYami malawan sua mena miyoYami malawan sua muri neyo(Kami PatasiwaKami PatalimaKami semua dipimpin Kapitan Ahmad LussySemua turun ke kota SaparuaBerperang dengan Kompeni BelandaKami semua dipimpin Kapitan Ahmad LussyMenjaga dan mempertahankanSemua pulau-pulau iniTapi pemimpin sudah dibawa ditangkapMari pulang semuaKe kampung halaman masing-masingBurung-burung garuda (laskar-laskar Hualoy)Sudah pulang-sudah pulangBurung-burung talang (laskar-laskar sekutu pulau-pulau)Sudah pulang-sudah pulangKe kampung halaman merekaDi balik NunusakuKami sudah perang dengan BelandaMengepung mereka dari depanMengepung mereka dari belakangKami sudah perang dengan BelandaMemukul mereka dari depanMemukul mereka dari belakang)
Berulangkali Belanda mengerahkan pasukan untuk menumpas perlawanan rakyatMaluku, tetapi berulangkali pula Belanda mendapat pukulan berat. Karena ituBelanda meminta bantuan dari pasukan yang ada di Jakarta. Keadaan jadiberbalik, Belanda semakin kuat dan perlawanan rakyat Maluku terdesak.Akhirnya Ahmad Lussy dan kawan-kawan tertangkap Belanda. Pada tanggal 16Desember 1817 Ahmad Lussy beserta kawan-kawannya menjalani hukuman mati ditiang gantungan.

Nama Pattimura sampai saat ini tetap harum. Namun nama Thomas Mattulessylebih dikenal daripada Ahmad Lussy atau Mat Lussy. Menurut MansyurSuryanegara, memang ada upaya-upaya deislamisasi dalam penulisan sejarah.Ini mirip dengan apa yang terjadi terhadap Wong Fei Hung di Cina. Pemerintahnasionalis-komunis Cina berusaha menutupi keislaman Wong Fei Hung, seorangMuslim yang penuh izzah (harga diri) sehingga tidak menerima hinaan dariorang Barat. Dalam film Once Upon A Time in China, tokoh kharismatik inidiperankan aktor ternama Jet Li.

Dalam sejarah Indonesia, Sisingamangaraja yang orang Batak, sebenarnya jugaseorang Muslim karena selalu mengibarkan bendera merah putih. Begitu pulaPattimura.Ada apa dengan bendera merah putih? Mansyur merujuk pada hadits Imam Muslimdalam Kitab Al-Fitan Jilid X, halaman 340 dari Hamisy Qastalani. Di situtertulis, Imam Muslim berkata: Zuhair bin Harb bercerita kepadaku, demikianjuga Ishaq bin Ibrahim, Muhammad bin Mutsanna dan Ibnu Basyyar. Ishaqbercerita kepada kami. Orang-orang lain berkata: Mu’adz bin Hisyam berceritakepada kami, ayah saya bercerita kepadaku, dari Qatadah dari Abu Qalabah,dari Abu Asma’ Ar-Rahabiy, dari Tsauban, Nabi SAW bersabda, “SesungguhnyaAllah memperlihatkan kepadaku bumi, timur dan baratnya. Dan Allahmelimpahkan dua perbendaharaan kepadaku, yaitu merah dan putih”.Demikianlah pelurusan sejarah Pattimura yang sebenarnya bernama KapitanAhmad Lussy atau Mat Lussy. Wallahu A’lam Bish Shawab.* (dari berbagaisumber)

Pengikut

Mengenai Saya

Foto saya
blog ini bersumber dari berbagai situs islami yang terposting lewat milis mediaumat : dari voa-islam ,eramuslim , mediaumat , khilafah , syabab , arrisalah , arrahmah , hibut-tahrir