Assalamu alaykum warrohmatullahiwabarakatuh

Islam bangkitlah ...

Sabtu, 14 November 2009

Kebusukan Amerika Serikat dan Inggris Terungkap

Kebusukan Amerika Serikat dan Inggris Terungkap

Category: Other

KETIKA mencermati rentetan agresi militer yang dilakukan pemerintahan Bush dan Blair ke Irak terlihat mata rantai atau skenario yang berupa gerakan yang teratur. Dimulai dengan persiapan menyerang Irak yang telah direyakasa sejak tahun 1991. Ada suatu penundaan agresi dengan tampilnya Bill Clinton dan berhasil memegang supremasi administrasi Amerika Serikat selama delapan tahun.

Ketika masa Bill Clinton telah tertutup merujuk kepada konstitusi Amerika Serikat maka penundaan agresi ke Irak langsung berakhir. Dan terlihatlah suatu gerakan pemaksaan memenangkan George W. Bush Jr., untuk memegang supremasi administrasi Amerika Serikat yang diikuti oleh peristiwa aneh penghancuran gedung World Trade Center (WTC) di New York.

Proses ini berlanjut sedemikian rupa dengan tuduhan sepihak sebagai dalang penghancuran gedung WTC adalah Osama bin Laden dengan Al-Qaeda-nya; dan berlanjut juga dengan penghancuran negeri Afganistan dengan dalih Mullah Omar menyembunyikan Osama bin Laden. Setelah Afganistan diporakporandakan maka sasaran berikut adalah Irak dengan dalih Saddam Hussein telah memproduksi senjata penghancur massal. Ketika menghancurkan Afganistan terutama ketika mengagresi Irak yang terlihat sangat jelas adalah penghamburan rudal-rudal penjelajah yang berlebih-lebihan dan pengerahan mesin perang yang keterlaluan.

Ketika rudal-rudal telah berhamburan secara berlebih-lebihan dan dalam jumlah yang spektakuler dan tentara pendudukan Amerika Serikat, Inggris, dan sekutunya berhasil memasuki Irak, wajah Bush, Blair, dan kelompok pemikirnya bersinar cemerlang. Kelihatannya target utama telah tercapai. Armada perang langsung ditarik dari Timur Tengah dan kelihatannya gerakan pembangunan besar-besaran Irak sebagaimana diperkirakan oleh pengamat tertentu tidak diselenggarakan oleh administrasi Bush dan Blair. Justru rancangan yang divokalkan adalah suatu alasan baru untuk menyerang Suriah dan Irak dengan alasan klasik yaitu untuk menghancurkan gerakan teroris.

Saya tetap berusaha melihat proses gerakan Bush dari kacamata ilmu ekonomi dan ilmu politik yang struktural, jadi tidak melihatnya dalam bentuk gerakan yang situasional. Gerakan Bush menghancurkan Afganistan dan Irak adalah suatu skenario murahan dalam usaha memperoleh keuntungan.

Yang beruntung dalam kedua penyerbuan militer besar-besaran tersebut hanya terbatas industri skala raksasa yang memproduksi rudal-rudal penjelajah serta rekan-rekan bisnisnya yang berperan dalam proses industri skala raksasa tersebut. Industri skala raksasa model ini dan seluruh kegiatan industri skala raksasa yang digerakkan oleh pemilik-pemilik kapital yang monopolistis tetap terancam kehancuran fatal, terutama industri mesin perang skala raksasa serta kaitan-kaitannya sudah pasti akan sulit mempertahankan supremasinya dalam hal perang besar tidak berlangsung. Proses ini adalah hal yang rasional dan bukan suatu spekulasi dan adalah dalam hukum permintaan dan penawaran. Justru penawaran dalam hal tidak disertai oleh permintaan, yang melakukan penawaran akan terpuruk.

Ketika konsep liberalisme ortodoks sedemikian rupa berusaha membatasi intervensi administrasi negara terhadap pasar justru John Maynard Keynes menciptakan konsep yang dalam masa tertentu justru administrasi negara berperan memicu pergerakan pasar dengan menciptakan permintaan. Sungguh sangat sulit bagi Amerika Serikat dalam kondisinya sebagai pemilik kapital skala raksasa yang masih mendominasi perekonomian, terlepas dari proses intervensi atau permainan dari pemilik kapital skala raksasa dimaksud.

Merujuk kepada perkembangan kehidupan global saat ini, kekuatan-kekuatan demokratis dan yang antiperang telah sedemikian meluas termasuk di negara Amerika Serikat, gerakan mentah-mentahan berbau fasisme sebagaimana diterapkan oleh Hitler dan Mussolini pada masa pra dan klimaks perang dunia kedua tidak dapat dilakukan lagi. Dan oleh karena itu diperlukan rekayasa yang kelihatannya cantik dan masuk akal dengan kampanye bahaya terorisme, radikalisme agama tertentu, dan adanya poros setan.

Terorisme kejam dan radikalisme tertentu yang terjadi di berbagai kawasan menggambarkan perubahan "setan" ketika diruntuhkannya gedung WTC di New York yang mengakibatkan bentuk pembunuhan massal. Berkaitan dengan imej bahwa bangsa Amerika Serikat justru dikampanyekan menjadi bangsa satu-satunya yang memiliki kemampuan menjaga perdamaian, dan negeri Amerika Serikat yang aman tenteram, maka runtuhnya gedung WTC dimaksud menimbulkan kekuatan yang sangat besar. Momentum inilah yang menjadikan terciptanya sinergi di kalangan bagian terbanyak warga negara Amerika Serikat dan menciptakan kondisi warga negara AS yang siap membiayai suatu perang besar.

Hanya sekejap saja Bush, Blair, Howard, dan kroni-kroninya dapat menikmati kemenangannya meluluhlantakkan negeri Irak. Di medan Irak itu telah mulai terjadi serangan balik dari putra-putri Irak yang sedikit pun tidak menerima pendudukan Amerika Serikat, Inggris, dan sekutunya. Gerakan putra-putri Irak yang sangat menakutkan adalah operasi militer dengan cara gerilya. Kondisi berkembang semakin meluas dari satu hari ke hari berikutnya dan telah menewaskan sekira 150 personel tentara Amerika Serikat.

Serangan sporadis berakibat hilangnya rasa percaya diri tentara Amerika Serikat yang sudah pasti berakibat sangat jauh. Ketika laporan ini sampai kepada Bush, maka Bush telah berusaha meminta peran Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa agar membujuk negara-negara tertentu bersedia membantu tentara Amerika Serikat dan sekutunya dalam apa yang disebut proses menegakkan demokrasi di Irak. Ketakutan yang mencekam tentara Amerika Serikat yang bertugas di Irak serta pengaruhnya di kalangan warga negara AS sudah pasti menjadi serangan balik yang menghancurkan Bush, Blair, dan kroni-kroninya. Suatu babak baru telah mulai tercipta.

Hal tersebut adalah suatu serangan balik dari dalam negeri Irak. Serangan balik yang lebih dahsyat telah mulai berkembang dari dalam negeri Amerika Serikat dan Inggris. Diawali dari serangan keras dari pihak partai Demokrat AS terhadap Bush yang dituduh telah menyesatkan Amerika Serikat tentang apa yang direkayasa Bush tentang bahaya Irak. Yang sangat mengejutkan adalah serangan dari mantan Direktur Badan Intelijen Amerika Serikat (Stansfield Turner); bahwa administrasi Bush telah melakukan perbuatan sangat kotor yang merekayasa laporan intelijen yang palsu.

Serangan berlanjut dari Ketua Tim Pemeriksa Persenjataan Perserikatan Bangsa-Bangsa (Hans Blix) yang sangat marah kepada Bush dengan administrasi ini dituduhnya sebagai haram jadah saja. Ketika Nelson Mandela merayakan hari lahirnya, satu hal yang diajukannya dengan tegas adalah tokoh besar ini tidak mau menerima Bush bila ingin menghadiri perayaannya.

Demikianlah sekelumit serangan yang menyerbu Bush yang juga dialami oleh rekannya Blair. Parlemen Inggris telah sedemikian rupa membongkar skandal Blair dengan Alstair Campbell yang merekayasa laporan intelijen tentang adanya projek senjata pemusnah massal yang dipimpin Saddam Hussein. Kendati Blair sedemikian rupa membantah persekongkolan tersebut, tokoh neofasis ini tidak berhasil membuktikan adanya projek senjata pemusnah massal dimaksud kendati antara AS dan Inggris telah dapat merajalela di seluruh kawasan Irak. Kemudian muncul lagi tokoh David Kelly yang menyatakan bahwa informasi intelijen tentang senjata pemusnah massal yang dipimpin Saddam Hussein hanyalah rekayasa busuk.

Tokoh ini kemudian meninggal setelah diwawancarai oleh parlemen Inggris dan kematiannya yang disebut adalah karena perbuatan membunuh dirinya sendiri sudah pasti akan menyeret Blair kepada tuduhan persekongkolan baru. Dalam usaha menciptakan pergaulan umat manusia yang harmonis dan untuk menegakkan wibawa Perserikatan Bangsa-Bangsa, bahwa terhadap Bush, Blair, Howard, dan kroni-kroninya sungguh diperlukan pemeriksaan internasional yang terbuka. Peran bagian terbanyak warga AS dan Inggris memiliki potensi sangat kuat untuk mewujudkan pemeriksaan internasional dimaksud. (E.S. Suyoto/pemerhati sosial politik)***

Tidak ada komentar:

Pengikut

Mengenai Saya

Foto saya
blog ini bersumber dari berbagai situs islami yang terposting lewat milis mediaumat : dari voa-islam ,eramuslim , mediaumat , khilafah , syabab , arrisalah , arrahmah , hibut-tahrir