Assalamualaikum Wr WbBissmillahirohmaanirohiim
"Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu (memakan) bangkai,
darah, daging babi dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah;
tetapi barang siapa yang terpaksa memakannya dengan tidak menganiaya dan tidak
pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang". QS. An-Nahl (16) : 115.
“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal
belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum
kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan
(dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang
beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah,
sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat”. QS. Al-Baqarah
(2) : 214.
Hal ini penting untuk diketahui, terutama oleh
pemuda-pemuda kita yang sering pergi ke negara-negara Eropa dan Amerika, yang
menjadikan daging babi sebagai makanan pokok dalam hidangan mereka.
Dalam kesempatan ini, saya sitir kembali kejadian
yang berlangsung ketika Imam Muhammad Abduh mengunjungi Perancis. Mereka
bertanya kepadanya mengenai rahasia diharamkannya babi dalam Islam. Mereka
bertanya kepada Imam, "Kalian (umat Islam) mengatakan bahwa babi haram.
Antara lain ia memakan sampah yang mengandung cacing pita, mikroba-mikroba dan
bakteri-bakteri lainnya. Hal itu sekarang ini sudah tidak ada. Babi diternak
dalam peternakan modern, dengan kebersihan terjamin, dan proses sterilisasi
yang mencukupi. Bagaimana mungkin babi-babi itu terjangkit cacing pita atau
bakteri dan mikroba lainnya?"
Imam Muhammad Abduh tidak
langsung menjawab pertanyaan itu, dan dengan kecerdikannya beliau meminta
mereka untuk menghadirkan dua ekor ayam jantan beserta satu ayam betina, dan
dua ekor babi jantan beserta satu babi betina..Mengetahui hal itu, mereka
bertanya, "Untuk apa semua ini? "Beliau menjawab, "Penuhi apa
yang saya pinta, maka akan saya perlihatkan suatu rahasia."
Mereka memenuhi apa yang beliau
pinta. Kemudian beliau memerintahkan agar melepas dua ekor ayam jantan bersama
satu ekor ayam betina dalam satu kandang. Kedua ayam jantan itu berkelahi dan
saling membunuh, untuk mendapatkan ayam betina bagi dirinya sendiri, hingga
salah satu dari keduanya hampir tewas.
Beliau lalu memerintahkan
agar mengurung kedua ayam tersebut. Kemudian beliau memerintahkan mereka untuk
melepas dua ekor babi jantan bersama dengan satu babi betina. Kali ini mereka
menyaksikan keanehan. Babi jantan yang satu membantu temannya sesama jantan
untuk melaksanakan hajat seksualnya, tanpa rasa cemburu, tanpa harga diri atau
keinginan untuk menjaga babi betina dari temannya.
Selanjutnya beliau berkata,
"Saudara-saudara, daging babi membunuh 'ghirah' orang yang memakannya.
Itulah yang terjadi pada kalian. Seorang lelaki dari kalian melihat isterinya
bersama lelaki lain, dan membiarkannya tanpa rasa cemburu, dan seorang bapak di
antara kalian melihat anak perempuannya bersama lelaki asing, dan kalian
membiarkannya tanpa rasa cemburu, dan was-was, karena daging babi itu
menularkan sifat-sifatnya pada orang yang memakannya."
Kemudian beliau memberikan
contoh yang baik sekali dalam syariat Islam. Yaitu Islam mengharamkan beberapa
jenis ternak dan unggas yang berkeliaran di sekitar kita, yang memakan
kotorannya sendiri. Syariah memerintahkan bagi orang yang ingin menyembelih
ayam, bebek atau angsa yang memakan kotorannya sendiri agar mengurungnya selama
tiga hari, memberinya makan dan memperhatikan apa yang dikonsumsi oleh hewan
itu. Hingga perutnya bersih dari kotoran-kotoran yang mengandung bakteri dan
mikroba. Karena penyakit ini akan berpindah kepada manusia, tanpa diketahui dan
dirasakan oleh orang yang memakannya. Itulah hukum Allah, seperti itulah hikmah
Allah.
Ilmu pengetahuan modern
telah mengungkapkan banyak penyakit yang disebabkan mengkonsumsi daging babi.
Sebagian darinya disebutkan oleh Dr. Murad Hoffman, seorang Muslim Jerman,
dalam bukunya : "Pergolakan Pemikiran: Catatan Harian Muslim Jerman",
halaman 130-131: "Memakan daging babi yang terjangkiti cacing babi tidak
hanya berbahaya, tetapi juga dapat menyebabkan meningkatnya kandungan kolestrol
dan memperlambat proses penguraian protein dalam tubuh, yang mengakibatkan
kemungkinan terserang kanker usus, iritasi kulit, eksim, dan rematik. Bukankah
sudah kita ketahui, virus-virus influenza yang berbahaya hidup dan berkembang
pada musim panas karena medium babi?"
Dr. Muhammad Abdul Khair,
dalam bukunya Ijtihdt fi at Tafsr al Qur'anal Karm,
halaman 112, menyebutkan beberapa penyakit yang disebabkan oleh daging babi :
"Daging babi mengandung benih-benih cacing pita dan cacing trachenea
lolipia. Cacing-cacing ini akan berpindah kepada manusia yang mengkonsumsi
daging babi tersebut. Patut dicatat, hingga saat ini, generasi babi belum
terbebaskan dari cacing-cacing ini. Penyakit lain yang ditularkan oleh daging
babi banyak sekali, di antaranya : Kolera babi, yaitu penyakit berbahaya yang
disebabkan oleh virus, Keguguran nanah, yang disebabkan oleh bakteri prosillia
babi. Kulit kemerahan, yang ganas dan menahun. Yang pertama bisa menyebabkan
kematian dalam beberapa kasus, dan yang kedua menyebabkan gangguan persendian.
Penyakit pengelupasan kulit. Benalu eskares, yang berbahaya bagi manusia.
Fakta-fakta berikut cukup
membuat seseorang untuk segera menjauhi babi. Babi adalah hewan yang
kerakusannya dalam makan tidak tertandingi hewan lain. Ia makan semua makanan
di depannya. Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan
memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi, untuk memuaskan kerakusannya. Ia
tidak akan berhenti makan, bahkan memakan muntahannya. Ia memakan semua yang
bisa dimakan di hadapannya. Memakan kotoran apa pun di depannya, entah kotoran
manusia, hewan atau tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri, hingga tidak
ada lagi yang bisa dimakan di hadapannya. Ia mengencingi kotoranya dan
memakannya jika berada di hadapannya, kemudian memakannya kembali. Ia memakan
sampah, busuk-busukan, dan kotoran hewan. Ia adalah hewan mamalia satu-satunya
yang memakan tanah, memakannya dalam jumlah besar dan dalam waktu lama, jika
dibiarkan.
Kulit orang yang memakan
babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.. Penelitian ilmiah modern di dua
negara Timur dan Barat, yaitu Cina dan Swedia -Cina mayoritas penduduknya
penyembah berhala, sedangkan Swedia mayoritas penduduknya sekular - menyatakan
: daging babi merupakan penyebab utama kanker anus dan kolon. Persentase
penderita penyakit ini di negara-negara yang penduduknya memakan babi,
meningkat secara drastis. Terutama di negara-negara Eropa, dan Amerika, serta
di negara-negara Asia (seperti Cina dan India). Sementara di negara-negara
Islam, persentasenya amat rendah, sekitar 1/1000. Hasil penelitian ini
dipublikasikan pada 1986, dalam Konferensi Tahunan Sedunia tentang Penyakit
Alat Pencernaan, yang diadakan di Sao Paulo.
Kini kita tahu betapa besar
hikmah Allah mengharamkan daging dan lemak babi. Untuk diketahui bersama,
pengharaman tersebut tidak hanya daging babi saja, namun juga semua makanan
yang diproses dengan lemak babi, seperti beberapa jenis permen dan coklat, juga
beberapa jenis roti yang bagian atasnya disiram dengan lemak babi.
Kesimpulannya, semua hal
yang menggunakan lemak hewan hendaknya diperhatikan sebelum disantap. Kita
tidak memakannya kecuali setelah yakin bahwa makanan itu tidak mengandung lemak
atau minyak babi, sehingga kita tidak terjatuh ke dalam kemaksiatan terhadap
Allah SWT, dan tidak terkena bahaya-bahaya yang melatarbelakangi Allah SWT
mengharamkan daging dan lemak babi.
SARS - Flu Burung - Babi
Ketakwaan Belakangan ini
kembali dunia diguncangkan oleh wabah mematikan bernama Flu Burung selang tak
lama sebelumnya juga sempat terdengar luas dampak tersebarnya penyakit
mematikan bernama SARS terhadap perekonomian negara-negara asia, dan untuk
peristiwa terkini tidak tanggung-tanggung gelombang wabah ini disinyalir juga
telah merambah bumi pertiwi Indonesia, yang 80% lebih penduduknya memeluk agama
Islam sekaligus mengukuhkannya sebagai negara dengan populasi muslim terbesar
di dunia.
Untuk mengetahui seluk
beluk Flu Burung dan korelasinya dengan binatang bernama babi, saya mencoba
mengulas dengan singkat aspek tadabur ilmiah yang bisa kita ambil bersama
ketika melihat fenomena-fenomena alam yang terjadi (ayat-ayat kauniyah).
Sebagian besar ulasan ini adalah terjemahan singkat dari makalah seminar
"Virusinfektionen : Respirationstrakt, Nervensystem, Haut" oleh para
mahasiswa jurusan Ilmu Virus (Virologie) di Universitätklinikum Heidelberg,
Jerman.
Untuk diketahui bahwa virus
yang menyerang saluran pernapasan ada beberapa macam, diantaranya dibagi dalam
3 kategori yaitu:
Grippale
Infekt (Influenza biasa disertai demam) : Rhino Virus, Corona Virus, Adeno
Virus.Infeksi
virus yang menyerang anak-anak : Parainfluenza Virus, Respiratory
Syncytial-Virus. Influenza
(Virusgrippe) : Influenza Virus.
Dimana penyakit yang
disebabkan oleh virus-virus kategori 1 dan 3 terdapat beberapa perbedaan,
antara lain :
Organ
yang diserang oleh virus-virus kategori no. 1 meliputi hidung dan
tenggorokan, sedangkan virus kategori no. 3 menyerang seluruh organ.Tahap
awal penyakit akibat virus kategori no 1. lazimnya perlahan-lahan dan
bertahap, sedangkan penyakit yang disebabkan oleh virus kategori ke 3.
adalah secara spontan.Suhu
badan si penderita yang terinfeksi virus kategori no 1.. lazimnya
perlahan-lahan naik sampai 38°C. Sedangkan penderita penyakit akibat
virus kategori no. 3 panasnya relativ tinggi hingga melewati 38° sampai
41°C. Dan
yang paling membedakan adalah penyakit akibat virus no. 1 jarang disertai
dengan komplikasi, namun penyakit akibat infeksi virus kategori no.. 3
disertai dengan bronchitis, pneumonie, otitis media, biokarditis.
Di
Jerman sendiri menurut makalah seminar tersebut 4 hingga 5 juta orang
terinfeksi virus influenza setiap tahunnya dan sekitar 15.000 di antaranya
meninggal dunia. Masih menurut penelitian yang sama kasus penyakit ini paling
sering timbul di antara bulan Januari dan Februari setiap tahunnya. Sejarah
juga mencatat bahwa pada tahun 1918-1919 di Spanyol 20 hingga 50 juta orang
meninggal dunia akibat influenza, di Asia pada tahun 1957-1960 kira-kira 1 juta
orang meninggal juga akibat influenza.
Apakah Itu Influenza?
Morfologi
dan stuktur virus influenza. Virus influenza berasal dari Famili
Orthomyxovirida. Virus ini berdiameter 80 - 120 nanometer. Di dalamnya
mengandung RNA yang di kelilingi oleh lapisan Nukleoprotein. Lapisan
luarnya terdiri atas lipida yang terdiri atas Haemaglutinin (H: H1,H2
etc.) dan Neuraminidase (N: N1,N2 etc.). Pada Influenza A di lapisan luar
terdapat tambahan Ionenkanal-Protein M2. Macam-macam
Virus Influenza :
Influenza
A : Virus yang paling sering muncul, sangat variable (bervariasi, dapat
bermutasi): antigenetic drift and shift.Influenza
B : Perantara virus ini hanya manusia, lebih sedikit variable di banding
virus AInfluenza
C : jarang, hanya terjadi pada manusia, infersi yang tidak berbahaya, inapparent.
Antigen terbukti terdapat pada Rachenabstrich (reak) dan Nasensekret
(ingus).
Virus Influenza dapat
bervariasi (bermutasi) tergantung pada organisme yang akan diserang. Dan ini
akan membuat sistem pertahanan tubuh kita bekerja keras untuk melawan virus
yang beragam ini. Simplifikasinya dengan contoh, misal ada 2 jenis virus, yang
pertama adalah virus yang mengandung H1 dan N1 dan yang terakhir virus yang
mengandung H5 dan N2 di lapisan terluarnya. Dari 2 jenis virus (H1N1 dan H2N5)
tersebut akan timbul jenis virus baru melalui mutasi (proses perubahan selaput
luar protein dari virus secara perlahan) yang dikenal dgn proses antigen-drift.
Dalam hal ini epidemi
(penyebaran penyakit dalam sebuah populasi secara massal) sangat mungkin
terjadi. Sedangkan melalui proses reassortment (proses perubahan selaput luar
protein dari virus secara radikal) yang dikenal dgn antigen-shift, akan timbul
jenis virus baru (H5N1) hasil silang dari 2 jenis virus diatas (H1N1 dan H2N5)
yang memungkinkan timbulnya pandemi (epidemi dalam ruang lingkup lintas negara
atau dunia). Virus jenis seperti yang terakhir disebut di atas (H5N1) -- yang
timbul dari proses reassortment -- akan kita bicarakan lebih lanjut, karena
virus influenza yang akhir-akhir ini menjadi pandemi di Hongkong, Vietnam dan
di negara-negara Asia lainnya termasuk Indonesia muncul karena proses tersebut.
Menurut penelitian
Universitätsklinikum Heidelberg, virus influenza A pada unggas (H1N1 thn 1979)
dan virus influenza A pada manusia (H3N2 thn 1968) berubah bentuk dengan proses
reassortment genetik yang berlangsung di dalam tubuh babi. Dalam
perkembangannya, babi menjadi hewan perantara virus influenza A tersebut
(Reassortants 1985-1989). Maka dari situ muncullah jenis virus baru, yang mutan
dan immun terhadap segala macam serum yang kita miliki. Virus jenis baru ini
tentu saja patogen (merugikan) pada manusia dan hewan. Jenis virus baru ini
sekarang kita kenal dengan virus SARS dan virus Flu Burung yang belakangan ini
menyebabkan kematian pada manusia.
Ibroh (Pelajaran) Dari
penerangan di atas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa babi merupakan
perantara (Reassortants) penyakit-penyakit gawat yang timbul belakangan ini.
Suatu hasil penelitian di Swiss mengatakan jenis kromosom yang ada pada tubuh
babi mirip dengan kromosom yang ada pada tubuh manusia, sehingga dengan
mudahnya suatu virus mengubah bentuk dengan melalui proses reassortment menjadi
sebuah varian virus baru yang immun terhadap segala macam serum.
Dalam ilmu kedokteran di
Jerman, hewan babi juga dikenal dengan sebutan "Bioreaktor" utk
berbagai macam virus. Alhamdulillah sebagai seorang muslim kita sudah
mengetahui sejak dulu bahwa Allah melarang kita memakan babi. Dari sini kita
dapat mengambil hikmah mengapa kita tidak boleh menjadikan hewan babi sebagai
makanan. Bertambahlah satu bukti kebenaran Al-Quran yang diturunkan kepada
Rasulullah saw. 1400 tahun yang silam. Kebenaran Al-Quran ditunjukkan Allah
kepada umat manusia baik itu muslim maupun non-muslim, bahwa babi adalah
penyakit. Penyakit dalam arti penyebar penyakit, penyebab penyakit badan, atau
pun penyakit dalam hubungannya dengan kelakuan manusia yang mengkonsumsinya.
Seperti yang bisa kita
lihat belakangan ini, manusia yang berkelakuan seperti babi yaitu free sex,
pesta sex (orgy), gonta ganti pasangan, bahu membahu untuk menggauli wanita,
mencari rejeki di tempat-tempat yang kotor dan lain sebagainya.
Satu lagi kabar dari
Jerman, Armien Meiwes sang kanibal dari Rottenberg, yang menghabisi nyawa
sekaligus memakan lahap jasad pasangan homosexualnya, mengatakan dalam surat
kabar Jerman "Hamburger Abendblatt" tanggal cetak 5 januari 2004,
bahwa dia tidak menemukan perbedaan cita rasa antara daging manusia dan babi.
Na'udzubillahi min dzalik.
"Sesunguhnya pada yang demikian itu benar-benar
terdapat bukti-bukti yang nyata. Dan adalah kebanyakan mereka tidak
beriman." (QS Asy Syu'araa' : 174)
"Tetapi jika kamu menyimpang (dari jalan Allah)
sesudah datang kepadamu bukti-bukti kebenaran, maka ketahuilah, bahwasanya
Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (QS Al Baqarah : 209)
Semoga tulisan diatas
semakin menambah keimanan kita sebagai muslim, dan mampu menjadi bukti
kebenaran Al Islam bagi orang-orang yang belum beriman. Wallahu'allam
bishshowab.
KGS. Alfa Riza*
Hannover (Jerman), 30
Januari 2004
*)Penulis adalah mahasiswa
tingkat akhir jurusan Tekhnologi Pangan dan Persusuan Fachhochschule Hannover,
Jerman.
Koordinator Media dan
Informasi Keluarga Muslim Hannover (KMH) Jerman."
Assalamu alaykum warrohmatullahiwabarakatuh
Islam bangkitlah ...
Sabtu, 09 Januari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pengikut
Arsip Blog
-
▼
2010
(19)
-
▼
Januari
(10)
- Asal-muasal Zionisme Modern
- catatan kritis islam liberal
- Menggugat Islam Moderat
- Demokrasi Kapitalis Tidak Berkah, Ekonomi Islam Kh...
- jil
- Migas & Tambang untuk Rakyat Indonesia ?.
- keharaman babi
- Menjawab Islam Liberal 4 : Islam bukan sebuah sist...
- Dunia Islam Harus Bangkit
- hancurkan islam jauhkan dari akidahnya
-
▼
Januari
(10)
Mengenai Saya
- www.mediaumatyg.blogspot.com
- blog ini bersumber dari berbagai situs islami yang terposting lewat milis mediaumat : dari voa-islam ,eramuslim , mediaumat , khilafah , syabab , arrisalah , arrahmah , hibut-tahrir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar